Tanya : Dalam meditasi Ānāpānasati apakah hanya mengamati obyek nafas atau ada perenungan lain Bhante?
Jawab : Fokus menyadari keluar masuknya nafas itu
korelasinya dengan pencapaian Nibbana itu bagaimana? Mungkin atau tidak
mendapatkan nilai-nilai luhur, mengikikis pengotor batin hanya dengan cara
seperti itu? Dalam bermeditasi itu tidak cukup hanya memiliki pemahaman biasa
tentang kematian, cinta kasih dlsb. Dalam meditasi itu ada 3 faktor yang dapat
diterapkan kepada obyek meditasi.
1). Mengetahui nilai luhur (Dhammavicaya) dari
: Kematian, Cinta-kasih, Asubha (memandang sebagai yang tidak indah),
Ketidak-kekalan, Tidak ada diri (dari yang berbentuk / tidak berbentuk), ada
noda / cacat dalam tubuh / perasaan, dlsb.
2). Ada pengingatan (Sati). Bagaimana Sati bisa
diterapkan saat 6 pintu indera mengetahui obyeknya. Yang diketahui tsb.
dicamkan, disadari, diangkat kedalam kebijaksanaan, punya nilai-nilai luhur.
Sati adalah tindakan menerapkan Kebijaksanaan (Paññā) / nilai luhur saat 6
pintu indera mengetahui obyek masing-masing.
3). Harus ada Daya-upaya (Viriya, Vāyāma, Ātāpa,
Padhāna) untuk menegakkan batin yang kukuh dalam kebijaksanaan dengan tetap
menggunakan Sati.
Ketiganya bekerjasama : 1). Punya pengetahuan
sejati / Sampajañña (kesadaran jernih) / Paññā (kebijaksanaan), 2). Punya Sati,
dan 3). Punya Viriya. Ketiganya ini harus ada dalam upaya mengembangkan batin.
Meditasi Ānāpānasati (ber-obyek nafas) bisa
menengarai “nafas” maupun “tubuh” yang adalah sosok yang bernafas, sehingga
sebenarnya yang menjadi obyek itu ya tubuh bukan nafasnya. => Kāyānupassanā
(pengamatan mendalam terhadap tubuh).
Bagaimana melihat sisi ketidak-indahan dalam
nafas -> udara masuk (bersih) & keluar (kotor). Ada Ādīnava = noda,
Anicca, Anatta. Tiga hal tsb. diatas (Dhammavicaya, Sati, Viriya) yang meskipun
kadang-kadang hanya disebut satu -> yang dua sudah termasuk.
Tanya : Apakah meditasi bisa langsung menyadari nafas
+ menyertakan nilai2 luhur?
Jawab : Meditasi bisa langsung menyadari keluar
masuknya nafas + menyertakan nilai-nilai luhur.
~ oOo ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar